This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 14 Juni 2015

Ayat Pertama Surat Al Faatihah

          Al-Fatihah memiliki banyak nama, Diantaranya yang cukup populer adalah Ummul Qur’an, Al Asas, Sab’ul Matsani. Ummul Qur’an arti harfiahnya adalah induk Al Qur’an. Dalam konteks ini lebih tepat diartikan dengan intisari Al Qur’an, karena dalam surat tersebut tercakup seluruh persoalan pokok yang disoroti Al Qur’an, yaitu aqidah (keyakinan), syariah (tata peribadatan), dan Al Qashash (riwayat).
          Al Asas artinya dasar atau fondasi. Disebut demikian karna Al Qur’an merupakan fondasi atau pijakan untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Sab’ul Matsani artinya tujuh ayat yang selalu diulang. Dikatakan demikian , karena Al Faatihah merupakan surat yang harus selalu dibaca setiap rakaat shalat. 
            Bismillaah statusnya sebagai ayat pertama dari surat Al Fatihah, sedangkan dalam surat lainnya ia sebagai pembatas antarsurat, Karenanya, dalam surat Al Faatihah, Bis millaah diberi tanda nomor satu sedangkan di luar surat Al Fatihah, Bismillah tidak pernah diberi tanda nomor. Konsekuensinya, Bismillaah harus dibaca ketika membaca Al Faatihah dalam shalat.
Ada dua cara membaca Bismillaah saat shalat , jahar dan sirr. Jahar artinya bacaan terdengar atau dikeraskan. Sedangkan sirr artinya tidak terdengar atau tidak dikeraskan. Jika kita shalat berjamaah di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi Bismillah dibaca dengan sirr.

                Imam An-Nasai, Ibnu khuzaimah, ibnu hibban, dan imam Hakim meriwayatkan hadits berikut, “Abu hurairah r.a. shalat dengan mengeraskan bacaan Bismillah. Selesai shalat ia berkata, “Sesungguhnya shalatku sangat menyerupai shalat Rasulullah saw.”
Namun, dalam hadis lain disebutkan, “Anas berkata, ‘Saya pernah shalat dibelakang Rasulullah , Abu Bakar, Umar, dan Utsman. Mereka memulai bacaanya dengan Alhadulillah.”(THR Bukhari-Muslim).
Sepintas, kedua hadis tersebut saling kontradiktif. Namun kalau dicermati dengan jeli, kedua hadis tersebut sebetulnya saling melengkapi, boleh dikeraskan dan boleh juga tidak. Jadi, kita boleh memilih cara yang paling dikehendaki.

Secara gramatikal, bismillah sesungguhnya kalimat yang membutuhkan penyempurnaan. Coba perhatikan terjemahannya, Dengan Menyebut Nama Allah... dst. Bandingkan dengan contoh berikut. “Dengan pisau”. Apa yang dengan pisau? Supaya sempurna, kita tambahkan kalimat “saya menyembelih ayam dengan pisau”.
         Jika demikian, apa kalimat penyempurna dari Bismillah? Perbuatan kitalah penyempurnanya. Misalnya kita membaca Bismillah ketika memulai makan. Berarti kita berkata, “Saya makan dengan menyebut nama Allah.” Kalimat ini menjadi sempurna. Contoh lain, saat akan menulis, kita membaca Bismillahirrahmaanirrahiim, ini maknanya sama dengan, “Saya menulis dengan menyebut nama Allah.” Saat kita menggerakkan tangan mengambil secangkir teh lalu meneguknya, sesunguhnya Allah memberikan pertolongan kepada kita untuk melakukan hal itu. Tanpa kasih sayang-Nya , tidak mungkin bisa dilakukan.Allah berkuasa melumpuhkan tangan kita hingga tidak bisa terbuka. Kita bisa melakukan itu semua karena rahman dan rahim-Nya. Di sinilah urgensi ucapan Bismillaahirrahmaanirrahiim dalam seluruh perbuatan kita.
Bismillahirrahmaanirrahiim

        Agar seluruh aktivitas keseharian kita bernilai ibadah, Rasulullah saw. Menganjurkan untuk memulai seluruh perbuatan baik dengan Bismillaahirrahmaanirrahiim , sebagaimana sabdanya,
“setiap urusan perbuatan yang tidak diawali dengan Bismillaahirrahmaanirrahiim maka cacat 9terputus dari rahmat Allah).” (THR Ahmad dan Ashhab Sunan).
Dengan mengucapkan Bismillaahirrahmaanirrahiim, berarti kita menyadari akan kekuatan dan pertolongan Allah swt, dalam segala aktivitas yang kita kerjakan.


Kamis, 11 Juni 2015

KONDOM GRATIS SANGAT DILEMATIS


Kita telah melalui 1 desember dimana pada tanggal ini adalah hari Aids sedunia. Untuk memperingati hari ini kemenkes mengadakan pembagian kondom gratis yang katanya guna memperkecil kasus Hiv/aids diindonesia.

Namun cara untuk memperkecil kasus Hiv/aids dengan membagi-bagikan kondom disinyalir malah menambah angka kasus Hiv/Aids karna kondom tersebut dibagikan kepada remaja-remaja yang nyatanya rasa ingin tau yang besar. Boro-boro memperkecil terjadinya kasus Hiv/Aids yang ada malah meningkatnya kasus Hiv/aids karna setiap remaja difasilitasi untuk melakukan seks bebas. Tidak hanya akan menambah parah kasus Hiv/aids yang ada di negara ini , program pembagian kondom juga dapat merusak pola pikir remaja saat ini terhadap pergaulannya. Kondom yang dulunya tabu sekarang menjadi jelas adanya. Pola pikir remaja semakin amburadul karna Menteri Marketing kondom yang tidak bertanggung jawab.

Siapa yang salah?
Kalau ditanya siapa yang salah. Semua ikut andil dalam kesalahan ini. Terutama adalah Mentri dan juga presidennya karna melegalkan kondom berarti melegalkan seks bebas dilakukan oleh remaja-remaja sebagai sasaran pembagian kondom gratis.

Hati-hati para Remaja Smart with Islam.
Telah nampak kerusakan didarat dan dilaut disebabkan perbuatan manusia. Perbuatan seperti apa , perbuatan yang menjauhkan agama dari kehidupan. Kalaupun tidak menjauhi agama dari kehidupan yang jelas membatasi kita untuk memilih-milih mana aturan yang cocok buat kita. Hal ini sangat mengundang murka allah Swt. Yang Maha Pencipta yang menciptakkan manusia tentu allah SWT tidak hanya menciptakkan saja, Tetapi allah swt juga mengatur segala aspek kehidupan. Dari Mulai kita bangun sampai bangun lagi semua diatur oleh sang Maha Pencipta.

Remaja SMART


Remaja berasal dari kata latin adolesence yang berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Istilah adolensence mempunyai arti yang lebih luas lagi yang mencakup kematangan mental, emosional sosial dan fisik. Remaja sebenarnya tidak mempunyaitempat yang jelas karena tidak termasuk golongan anak tetapi tidak juga golongan dewasa atau tua. Masa remaja menunjukkan dengan jelas sifat transisi atau peralihan karena remaja belum memperoleh status dewasa dan tidak lagi memiliki status anak.

Walaupun remaja tidak memiliki tempat yang jelas. Tapi remaja sangat memiliki andil besar dalam suatu negara. Dimana jika rusak moral remaja disuatu negara maka negara tersebut tinggal menunggu waktu untuk menempuh ambang kehancuran.
Jadi apa arti sebenarnya dari "remaja".
Remaja ya kita ini Remaja Smart with Islam.